Swiss Stage
Format kompetitif di mana tim dipertemukan berdasarkan poin yang sama. Tim dengan performa serupa selalu bertemu satu sama lain — tidak ada tim yang terlalu sering ketemu lawan kuat atau lemah.
Ringkasan Format
Swiss Stage mendukung 3 ukuran event. Pilih sesuai jumlah tim yang didaftarkan:
| Jumlah Tim | Maks Ronde | Win Threshold | Loss Threshold | Tim Lolos |
|---|---|---|---|---|
| 8 tim | 3 ronde | 2 kemenangan ✅ | 2 kekalahan ❌ | Top 4 |
| 16 tim | 5 ronde | 3 kemenangan ✅ | 3 kekalahan ❌ | Top 8 |
| 32 tim | 5 ronde | 3 kemenangan ✅ | 3 kekalahan ❌ | Top 16 |
Cara Kerja
- Setiap ronde, tim yang memiliki poin (skor) sama saling dipertemukan. Sistem otomatis mengelompokkan pairing berdasarkan catatan menang/kalah.
- Tidak ada eliminasi langsung seperti knockout. Setiap tim terus bermain sampai mencapai kondisi lolos atau gugur.
- Tim yang sudah mencapai win threshold langsung lolos (qualify) ke fase berikutnya: 2 kemenangan untuk 8 tim, 3 kemenangan untuk 16/32 tim.
- Tim yang sudah mencapai loss threshold langsung tersingkir (eliminate): 2 kekalahan untuk 8 tim, 3 kekalahan untuk 16/32 tim.
- Setelah Swiss selesai, Top 50% dari seluruh peserta lanjut ke fase Playoffs (Top 4 dari 8 tim, Top 8 dari 16 tim, Top 16 dari 32 tim).
Sistem Match
Match Biasa
Digunakan untuk pertandingan reguler antar tim yang belum mencapai kondisi 2-2 (belum di ujung lolos/gugur).
Match Penentuan (Decider)
Otomatis digunakan saat kedua tim sedang berada di posisi kritis: 2 win vs 2 win (penentuan lolos) atau 2 loss vs 2 loss (penentuan siapa yang gugur lebih dulu).
Alur Swiss Stage
16 / 32 Tim — 5 Ronde (3W / 3L)
Acak / Default
Top 8 (dari 16 tim) atau Top 16 (dari 32 tim) → Playoffs
8 Tim — 3 Ronde (2W / 2L)
Acak / Default
Top 4 dari 8 tim → Playoffs
- Ronde 1 bisa memakai Default Match (berdasarkan seed) atau Shuffle Match (acak).
- Setiap ronde berikutnya, sistem otomatis mengelompokkan pairing berdasarkan skor yang sama.
- Jika ada tim yang poinnya ganjil di satu grup (tidak bisa dipasangkan), satu tim mendapat bye (menang otomatis 1 poin).
- Setelah ronde selesai, kondisi setiap tim dicek:
- Capai win threshold → otomatis lolos, tidak perlu main lagi
- Capai loss threshold → otomatis gugur, tidak perlu main lagi
- Proses berlanjut hingga maksimal ronde habis atau semua tim sudah ditentukan nasibnya.
Contoh Jalur Tim
16 / 32 Tim (3W / 3L)
| Setelah Ronde | Catatan Tim | Status |
|---|---|---|
| Ronde 3 | 3W - 0L | ✅ Lolos |
| Ronde 3 | 0W - 3L | ❌ Gugur |
| Ronde 4 | 3W - 1L | ✅ Lolos |
| Ronde 4 | 1W - 3L | ❌ Gugur |
| Ronde 5 | 3W - 2L | ✅ Lolos |
| Ronde 5 | 2W - 3L | ❌ Gugur |
Match di Ronde 5 antara tim 2-2 vs 2-2 menggunakan BO3 (match penentuan).
8 Tim (2W / 2L)
| Setelah Ronde | Catatan Tim | Status |
|---|---|---|
| Ronde 2 | 2W - 0L | ✅ Lolos |
| Ronde 2 | 0W - 2L | ❌ Gugur |
| Ronde 3 | 2W - 1L | ✅ Lolos |
| Ronde 3 | 1W - 2L | ❌ Gugur |
Match di Ronde 3 antara tim 1-1 vs 1-1 menggunakan BO3 (match penentuan).
Sistem Poin & Tiebreaker
- Menang → 1 poin
- Kalah → 0 poin
- Bye → 1 poin (diberikan otomatis jika pasangan tidak tersedia)
Tiebreaker untuk menentukan Top 8 diurutkan: Poin → H2H → Buchholz → Pts Diff.
Tips
- Pilih 8 tim untuk event kecil — cukup 3 ronde, selesai cepat, tetap kompetitif.
- Pilih 16 tim untuk event reguler — 5 ronde memberikan hasil yang representatif.
- Pilih 32 tim untuk event besar — cocok untuk open tournament dengan banyak pendaftar.
- Karena pairing berdasarkan skor yang sama, tim kuat cenderung bertemu tim kuat — Top 50% yang lolos benar-benar merepresentasikan tim terbaik.
- Match BO3 di penentuan membuat hasil lebih adil dan mengurangi faktor keberuntungan di momen kritis.